
SIARANINDOONESIA - Harry Kane dan Alvaro Morata jadi jadi tumpuan
Tottenham Hotspur dan Chelsea saat kedua tim berhadapan. Siapa lebih
tajam di antara mereka?
Spurs menjamu Chelsea di Stadion Wembley pada pekan kedua Premier League
2017/2018, Minggu (20/8/2017). Kane dan Morata menjadi andalan kedua
tim di lini depan.
The Lillywhites menang 2-0 di pekan pertama Premier League saat
menghadapi Newcastle United, namun Kane tidak mencatatkan namanya di
papan skor ketika itu. Di sisi lain, Morata bikin satu gol namun gagal
menghindarkan Chelsea dari kekalahan saat berhadapan dengan Burnley
dengan skor 2-3.
Kane dan Morata pun untuk pertama kalinya akan berduel di Liga Inggris. Ada catatan menarik soal ketajaman keduanya.
Situs resmi Premier League menganalisa catatan gol Kane dan Morata
berdasarkan data musim lalu. Pada musim 2016/2017, Kane mencetak 29 gol
sementara Morata 15 gol.
Morata rata-rata mencetak satu gol setiap 89 menit. Kane punya rata-rata
menit per gol yang lebih baik, yakni satu gol per 87 menit. Di
kompetisi teratas Eropa, keduanya cuma kalah dari Lionel Messi (77),
Edinson Cavani (85) Alexander Lacazette (85). Statistk lainnya, Morata
unggul atas Kane dalam jumlah sentuhan di kotak penalti lawan (8 : 5).
Untuk percobaan tembakan per 90 menit, keduanya imbang dengan melakukan
empat kali. Kane dan Morata sama-sama menciptakan gol atau assist setiap
70 menit.
Tapi Kane punya tren yang buruk di periode awal musim. Statistik
mencatat, dari 42 penampilan di semua kompetisi sepanjang Agustus sampai
Oktober, dia cuma melesakkan 15 gol. Bahkan Kane gagal mencetak gol di
11 laga Liga Inggris pada Agustus.
Jika bisa mencetak gol, Kane berpeluang mengantar Spurs menang beruntun
pada dua laga pembuka Premier League untuk pertama kalinya sejak
2014/2015.
Sementara untuk Morata, andai bisa mencetak gol, ia berpeluang melanjutkan rekor buruk Spurs di Wembley.
(din/din)
(din/din)






0 comments:
Post a Comment