SIARANINDOONESIA -, Jakarta - Kepemimpinan Josep Maria Bartomeu di Barcelona
tengah dipertanyakan. Kini beredar petisi memintanya lengser, di mana
Juan Laporta ikut menandatanganinya.
Jabatan Bartomeu sebagai orang nomor satu di Barca sedang digoyang. Hal
itu tak lepas dari aktivitas buruk klub asal Catalan di bursa tansfer
musim panas ini.
Setelah kehilangan Neymar yang dibeli Paris Saint-Germain, Barca juga
dinilai gagal mendatangkan penggantinya. Cules atau sebagian fans
langsung membuat petisi.
Muncul petisi dengan tagar #VotedeCensura2017 yang artinya meminta
pemungutan suara ulang tahun ini. Singkat kata, ini adalah cara untuk
mendesak Bartomeu mundur.
Dikutip Football-Espana, Laporta adalah satu dari sekian banyak orang
yang menandatangani petisi itu. Seperti diketahui, Laporta adalah mantan
presiden Barca di musim 2003 hingga 2010.
Hal itu diketahui dari cuitannya di Twitter. "Sebagai warga, saya
menjadi orang ke-15.142 yang menandatangani #VotedeCensura2017. Klub ini
milik bersama," Laporta nge-tweet diakun @JoanLaportaFCB.
Seperti diketahui, era Laporta yang mendatangkan Ronaldinho ke Barca
serta mengorbitkan Lionel Messi. Di eranya juga, Barca ditangani Josep
Guardiola yang langsung menyumbang enam trofi di musim pertamanya.
Pada 2015, Laporta kalah dari Bartomeu saat kembali mencalonkan diri
menjadi presiden klub. Ketika itu Bartomeu langsung memberi kapasitasnya
dengan mengantar Messi dkk. meraih treble keduanya.
(din/krs)
(din/krs)






0 comments:
Post a Comment